duniaku yang penuh warna


speechless
September 26, 2008, 4:27 am
Diarsipkan di bawah: tentang perasaan

10.51

“ibu harus tahu sesuatu, ayah bahagia. bkn krn punya istri cantik macam ibu, bkn juga krn ibu baik, bukan pula krn Tenggara dan Pelangi yg lucu lagi pintar yg keluar dari rahim ibu. tapi karena ayah beruntung. karena ada ibu yg mau susah payah bikin ayah tertawa, bikin ayah tenang, bikin ayah bangga.”

apa yang kalian rasakan bila mendapat sms seperti itu?



sempat memiliki
September 11, 2008, 6:57 am
Diarsipkan di bawah: tentang perasaan

baruuu aja dia tutup telponnya, tiba-tiba di Mtv ada lagu yovie nuno yg ini :

Mengapa kita bertemu
bila akhirnya dipisahkan
mengapa kita berjumpa
tapi akhirnya dijauhkan
kau bilang hatimu aku
nyatanya bukan untuk aku

bintang dilangit nan indah
dimanakah cinta yang dulu
masihkah aku disana
di relung hati dan mimpimu
andaikan engkau disini
andai kau tetap denganku

## aku hancur ku terluka
namun engkaulah nafasku
kau cintaku meski aku
bukan dibenakmu lagi
dan kuberuntung sempat memilikimu

engkau mengatakan merindukan diriku lagi
ingin kusampaikan ku tak hanya sekedar itu

TAI banget  kan lagunya?? secara otomatis pipi menjadi basah…

oke baiklah,, akhirnya terucap juga dari bibirnya. padahal menurutnya hal itu seharusnya aku yang berucap itu. tapi aku ngga bisa, ngga kuat, tiba-tiba bibir ini kelu, dan memang sebetulnya yang ngga ingin itu terjadi. yaahh memang jahat, ngga sepatutnya dia diperlakukan seperti ini. dia juga punya hati, punya perasaan yang seperti dia bilang. dia yang sangat bisa mengerti ini semua dari awal akhirnya menyerah juga. harusnya aku ngga berhak melarang dia untuk tetap tinggal. sudah beberapa kali dia memutuskan untuk pergi, tapi akhirnya luluh juga dengan segala bujuk rayu dan tangisanku.

tapi kini sepertinya keputusannya sudah bulat. sebelum dia mengatakan itu bahkan aku sama sekali tidak menyangka akan mendengar itu hari ini. tawa-tawa kecil di pagi hari ini cukup membuat aku tenang, tapi tidak di penghujung pembicaraan rupanya. ahh sudahlah, kita kini sudah tidak bersama lagi, begitu katanya.

dia terlalu sempurna untuk aku sia-siakan. dia lelaki cerdas, dengan segenap ego dan harga diri yang sangat tinggi. namun saat bersamaku dia bisa melepaskan itu semua, dia bisa menjadi apa yang dia inginkan, menjadi seperti apa yang dia harap dan inginkan. menjadi seseorang yang bisa aku butuhkan juga membutuhkanku.

harapan standar yang biasa diucapkan seseorang ketika hubungannya berakhir dengan orang yang paling dia sayang adalah semoga kamu lebih baik kini. tapi sepertinya aku tidak perlu berkata demikian untuknya, dia jauh lebih dewasa, lebih mengerti, tanpa aku berkata itu sekali pun. yang aku akan sesali di kemudian hari mungkin adalah tidak bisa berkorban untuknya.

baiklah, sudah tidak ada lagi hari minggu. tidak ada lagi emotikon2 unik di jendela yahoo messenger kami (mengutip di blognya dulu). tidak ada lagi dunia malam kami. tidak ada lagi khayalan-khayalan yang membuat harapan kami sempat membumbung tinggi. sedihkah? ahh terasa tidak penting untuk dibahas jika mengenai kesedihan.  no more kiss, no more hug, no more dreams…

semoga ketika semua keyakinan sudah mengarah padanya, dia masih bersedia membuka hati, lalu menerimaku kembali dalam pelukannya.

terimakasih karena sudah mengajarkanku banyak hal. menjadi dewasa.



if u’r not the 1
Agustus 22, 2008, 4:26 am
Diarsipkan di bawah: 1

Udah lama ga denger lagu ini. Lagu yang populer banget dulu waktu jaman SMA. Trus tadi malem dikasih lirik lagu ini. Katanya sih cukup merepresentasikan perasaannya. Iya gitu? Coba kita cek,,,,

If you’re not the one then why does my soul feel glad today?
If you’re not the one then why does my hand fit yours this way?
If you are not mine then why does your heart return my call?
If you are not mine would I have the strength to stand at all?

I never know what the future brings
But I know you are here with me now
We’ll make it through
And I hope you are the one I share my life with

I don’t wanna run away but I can’t take it, I don’t understand
If I’m not made for you then why does my heart tell me that I am?
Is there any way that I can stay in your arms?


(**bagian yg paling suka, paling dalem ini nih,,, )

If I don’t need you then why am I crying on my bed?
If I don’t need you then why does your name resound in my head?
If you’re not for me then why does this distance maim my life?
If you’re not for me then why do I dream of you as my wife?

I don’t know why you’re so far away
But I know that this much is true
We’ll make it through
And I hope you are the one I share my life with
And I wish that you could be the one I die with
And I’m praying you’re the one I build my home with
I hope I love you all my life


I don’t wanna run away but I can’t take it, I don’t understand
If I’m not made for you then why does my heart tell me that I am
Is there any way that I can stay in your arms?

‘Cause I miss you, body and soul so strong that it takes my breath away
And I breathe you into my heart and pray for the strength to stand today
‘Cause I love you, whether it’s wrong or right
And know I can’t be with you tonight
You know my heart is by your side

I don’t wanna run away but I can’t take it, I don’t understand
If I’m not made for you then why does my heart tell me that I am
Is there any way that I can stay in your arms?



begitu banyak pertanyaan….
Juli 29, 2008, 11:57 am
Diarsipkan di bawah: tentang perasaan

lalu apa? hendak pergi?

diam, terdiam saja tak bisa berkata apa-apa lagi sekarang

sepertinya sudah hilang, lenyap, bukan?

kita? siapa? masih adakah kita itu?

siapa kita? tak ada lagi kan sayang?

tak ada kita lagi, yang ada kini kembali aku dan kamu

keegoisan aku dan kamu tepatnya

aah sayang, sungguhpun ketika kamu mengerti segala rasa ini

tahu bahwa kita hanyalah dua orang yang saling mengasihi

saling memberi senyuman, saling memberi rasa nyaman

nyaman? masih adakah itu dibenakmu sayang?

yang kita rasakan ketika seperti saat pertama kita bertemu

ahh lagi-lagi kita, aku maksudnya. tak tahu jika kamu

aku hanyalah sesosok perempuan lemah yang mencari

mencari kamu di tengah kehampaan

lalu memaksa menerobos masuk ke dalam ruang hatimu

hey, rumah itu? dihatimu masih adakah?

atau kini hanya ada puing-puing yang tersisa?

lalu akan kamu kemanakan ucapan selamat pagimu?

masih akan selalu berartikah itu untukku?

sayang, jika aku sedang bermimpi, biarkan aku terus bermimpi indah tentang kita

atau jika kamu mau, tolong bangunkan aku

aku terlalu terbuai sayang

hingga takut untuk terbangun

satu hal lagi sayang, benarkah aku?

yang Tuhan ciptakan dari satu batang tulang rusukmu

yakinkah? yakinkan aku jika itu memang benar



janjiku padanya
Juli 16, 2008, 2:19 pm
Diarsipkan di bawah: hari-hariku

fiiuhh,,, setelah 7 jam donk akhirnya beres jg! yahh si merah lg sakit, jd harus berobat. dan nunggu agar si merah pulih kembali memakan waktu 7 jam. kasian jg melihat si merah selama 4 hari hanya teronggok tak berdaya. akhirnya malam ini dia sembuuhh doonk,, ihiiyy,, bisa berkelana lagi deh bersamanya.. (berkelana aja dooonk!!! hyahahah)

sumpahnya yaa selama 7 jam menunggu itu hanya diisi kebodohan-kebodohan yang amat sangat tidak penting (yahh namanya jg kebodohan, pasti ngga penting kali yaa). seperti misalnya, maen tebak-tebakan lagu, saking heboh dan cukup menimbulkan kegaduhan, sampe-sampe montirnya ikut-ikutan maen tebak-tebakan donk, yaahh namanya jg montir, masa tebak-tebakannya lagu dangdut dan lagu-lagu sundaan gitu. yahh kalah dah! trus apa lagi ya, ummm,,, keliling-keliling nanya keluhan pasien laen kenapa, walopun ngga ngerti dan hanya bisa jawab “oohhh,,”. hyahahahha

tapi itu ngga berlangsung lama, yaa hanya sekitar satu jam. sisanya? yaa bete-bete lagi laahhh. sudah berjanji akan merawat dan menjaga si merah dengan telaten agar dia ngga sakit-sakit lagi donk. ternyata tanpa dirinya, aku bukan siapa-siapa untukmu,, (halah)

*kuis hari ini :

berapa jumlah kata “donk” yang ada pada postingan ini?

jawaban ditulis pada secarik kertas lalu simpan dibawah bantal anda. niscaya tidur anda akan pulas dan mendapat mimpi indah bersama saya tentunya ;)



pagi ini
Juli 14, 2008, 12:33 am
Diarsipkan di bawah: hari-hariku

Selamat pagiii,,

Hari ini mulai kuliah lagi, yaa setelah 3 minggu hari-hari hanya diisi oleh kesenangan-kesenangan. Mulai lagi hari-hari penuh tugas. Semester Alih Tahun kali ini mudah-mudahan jadi yang terakhir. Huaaa pengen cepet-cepet luluuuuussss,,,,

Pagi ini dimulai dengan menyalakan laptop ditemani dengan sebatang rokok dan segelas susu, melihat-lihat berita tebaru dan lain-lain sebelum berangkat ke kampus tercintah,,

Ihiiyyy ….. Semangat yaa,, banyak hal yang harus dikerjakan hari ini. Terimakasih buat kamu, kamu yang akhir-akhir ini menceriakan hari-hariku



aku+kamu = kita
Juli 13, 2008, 12:47 pm
Diarsipkan di bawah: kisah

Tiba-tiba saja dia bilang “aku ngga mau kalo kamu sampe sakit, ngga mau kalo ibu dari calon anakku sakit-sakitan!”

Apaaaaa??? Coba dengar sekali lagi?? baru kali ini ada sseorang yang (sepertinya) sungguh-sungguh berkata seperti itu. Apa? Siapa? Mengapa?

Rasanya aku menemukan teman dalam berbagi mimpi. Mimpikah, harapan atau khayalan? aahhh apapun itu! Sepertinya aku terlalu bahagia. Terlalu berlebih dalam mengartikan sesuatu mungkin. Tiba-tiba saja setelah itu pipiku terus menerus menunjukkan gejala yang kurang sehat, pegal!! yaa,, karena senyum terus-menerus mengembang saat itu. Setelah itu kami melanjutkan pembicaraan tentang masa depan kami. Klise memang, tapi ya apa salahnya kalau ternyata didalam pembicaraan itu kami mendapatkan sesuatu yang bisa membuat kami termotivasi untuk jadi lebih baik dan membuat kami bahagia. Aahhh,,, masih banyak lagi ternyata kesamaan kami dalam keinginan menjalani masa depan. Jika memang benar nantinya akan terjadi, sepertinya sempurna sudah mimpi, khayalan, harapan itu.

Dia : Pria apa adanya yang pintar, pekerja keras, berpikiran jauh kedepan, pria dengan segala mimpi-mimpi & keinginan-keinginannya. Serta kelebihan lain yang ternyata banyak kutemukan. Namun yang paling penting adalah dia bisa membuatku merasa bahwa aku adalah perempuan yang paling dia butuhkan.

Ya, kini dia yang di setiap pagi mencium keningku, di setiap malam memelukku dalam tidur, membisikkan kata-kata indah di telingaku, memuji di setiap gerak-gerikku, juga mengingatkanku di saat aku lengah. nampaknya kini sudah tidak ada lagi aku atau kamu, yang ada hanya kita.



dunia malamku
Juli 3, 2008, 3:06 pm
Diarsipkan di bawah: kisah

Suatu malam aku bercengkerama di dunia maya dengan seorang kawan. Kawan yang kukenal juga lewat dunia yang sama. Aku tidak tahu dimana ia mengenalku, juga mengetahui alamat suratku. Perbincangan malam itu cukup singkat, hanya sekedar berbasa-basi.

Malam-malam selanjutnya kami juga masih terus saling menyapa, ya hanya sekedar menyapa. Namun entah mengapa pada malam itu kami merasa dekat, sangat dekat. Layaknya seorang sahabat kami menceritakan kehidupan sehari-hari, keluarga, teman, bahkan kehidupan pribadi. Setelah lama berbincang akhirnya aku tahu bahwa kami mempunyai beberapa kawan dekat yang sama. Malam itu kami berbincang hingga larut malam, lagi-lagi melalui sebuah media yang bernama internet. Dan akhirnya kami saling betukar nomor telepon genggam.

Malam-malam berikutnya seperti biasa aku menantikan kehadirannya kembali. Namun malam itu ia tak kunjung menyapaku. Mulai sedikit ada rasa kehilangan. Biasanya ia selalu menceriakan kehidupan malamku dengan cerita-cerita dan lelucon-leluconnya. aahh,,, kemana ia malam ini? pikirku. Akhirnya setelah bergulat dengan rasa ragu, aku memberanikan diri mengirimkan sebuah pesan singkat yang dimaksudkan untuk mengetahui keberadaannya. sebuah pesan singkat pertama yang aku kirimkan, karena sebelumnya ia tak perlu repot kucari keberadaannya. Dan akhirnya tak berapa lama ia mengirimkan balasan. Dia sedang berada di luar rumah ternyata, dan berjanji akan segera bertemu denganku. Tentu saja bertemu di dunia kami.

Setelah malam itu, aku sangat merasa sangat dekat, bahkan lebih dekat lagi dengannya. Entah mengapa aku cukup nyaman untuk berbagi cerita dengan orang lain yang sebetulnya tidak cukup kukenal untuk menceritakan segala sesuatunya. Aku pikir ia pun merasakan hal yang sama. Dan aku belum pernah sepercaya ini dengan orang yang sebenarnya belum sama sekali aku temui sebelumnya. Perasaan yang cukup menyenangkan menurutku.

Keesokan harinya setelah malam itu, kami saling berkirim pesan singkat. Yang tentu saja hanya berisi pertanyaan-pertanyaan standar, seperti menanyakan keberadaan masing-masing. Setelah agak sore kami memutuskan untuk saling berbagi cerita namun dengan cara yang lain dari biasanya. Yaitu kami akan bertemu. Sesuatu yang juga cukup membuatku merasa antusias, karena belum pernah mengalami ini sebelumnya. Perasaan aneh mulai melingkupi seluruh pikiranku. Aku tidak sadar dengan apa yang aku rasakan. Aku tidak tahu rupanya, aku tidak tahu siapa dia sebenarnya. Dibenakku tidak ada pikiran buruk apapun tentangnya. Padahal sebetulnya, bukan tidak mungkin ia akan menyakitiku. Namun jujur, sama sekali tidak pernah terbersit pikiran seperti itu.

Lagi-lagi di malam hari kami saling bertemu, namun kini suasananya berbeda. Disebuah kedai kopi yang cukup dingin, kami saling berbagi cerita. Kini aku bisa bertatapan dengan langsung dengan orang yang selama ini sudah cukup dekat. Dan ternyata ia adalah pribadi yang menyenangkan. Dia pintar, berwawasan luas, humoris, dan beberapa hal lagi yang membuat dia cukup menyenangkan sebagai seorang kawan.

Mengapa selalu malam kami bertemu? Karena kami hanya mempunyai sang malam. Malam hari adalah waktu yang tersisa bagi kami dan mungkin waktu yang tepat bagi kami bercengkerama, saling berbagi kepenatan dan kegembiraan setelah menggeluti keseharian kami, berbagi cerita dan canda. Serta lewat malam pula lah kami dipertemukan.

“sayang, kamu mau pergi kemana hari ini?”

Sebuah kalimat yang kini sering kami tanyakan satu sama lain di pagi hari. kami kini tidak hanya berbincang di malam hari.

Status hubungan kami saat ini?? Jangan pernah kalian tanyakan…